Sabtu, 30 Oktober 2010

e-learning GUNADARMA UNIVERSITY


e-learning GUNADARMA UNIVERSITY

“e-learning” memang terdengar sangat asing dan aneh saat pertama kali saya mendengarnya sebagai mahasiswa baru di Universitas Gunadarma. Sempat saya berpikir bahwa e-learning tidak penting dan tidak mempunyai keuntungan bagi mahasiswa. Pemikiran saya tersebut membuat saya ingin mencari tahu apa sebenarnya e-learning itu.

Tahukah kalian apa itu E-Learning??

Ok, menurut informasi yang saya dapatkan e-learning adalah pembelajaran jarak jauh atau dalam bahasa inggrisnya distance learning yang memanfaatkan jaringan komputer dan internet, tentu pula memanfaatkan teknologi komputer. Dengan adanya e-learning, pembelajar/mahasiswa dapat belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus menghadiri perkuliahan dalam kelas. Warga kampus sering memahami e-learning sebagai suatru bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa diakses melalui jaringan intranet ataupun internet. Materi yang terkandung dalam e-learning sebenarnya tidak harus didistribusikan secara online, distribusi secara offline menggunakan media CD/DVD juga salah satu pola e-learning. Oleh karena itu, aplikasi dan materi belajar hanya dikembangkan sesuai kebutuhan melalui media CD/DVD, selanjutnya mahasiswa/pembelajar dapat menggunakan media tersebut untuk belajar dimana saja mereka berada.

Pengertian di atas sekilas tentang apa itu e-learning sebenarnya tidak cukup matang membuka wawasan kita untuk memahami lebih dalam soal e-learning, karena informasi yang saya terima masih ada beberapa pengertian yang berkaitan dengan e-learning, sebagai berikut:

·         * Pembelajaran Jarak Jauh

Dengan adanya e-learning pembelajar/mahasiswa tidak harus mengikuti perkuliahan dalam kelas untuk mendapat ilmu pengetahuan. Pembelajar/mahasiswa bisa berada di luar kota, sementara instruktur dan pelajaran yang harus diikuti berada di tempat lain. Materi belajar dikelola oleh sebuah pusat penyedia materi di kampus/universitas. Dengan demikian, pembelajar/mahasiswa bisa mengatur sendiri waktu belajar dan dari mana mereka mengakses pelajaran.

·        *  Pembelajaran Dengan Perangkat Komputer

Biasanya perangkat komputer dilengkapi perangkat multimedia, dengan cd drive dan koneksi intranet ataupun internet lokal. Koneksi yang dimiliki komputer akan membuat pembelajar/mahasiswa dapat ikut serta dalam e-learning. Materi pembelajaran pun dapat diketengahkan dengan kualitas yang lebih standar.

·         * Pembelajaran Formal vs. Informal

Segi pembelajaran dalam e-learning ada dua bagian, pembelajaran formal dan informal. Pembelajaran e-learning secara formal adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati oleh pengelola e-learning dan pembelajar/mahasiswa sendiri. Pembelajaran secara formal biasanya tingkat interaksinya tinggi. Sedangkan pembelajaran e-learning secara informal adalah interaksi yang dilakukan lebih sederhana, misal melalui sarana mailling list, e-newsletter dan juga website pribadi, organisasi yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat.

·         * Pembelajaran yang Ditunjang Oleh Para Ahli di Bidang Masing-masing

Ternyata… e-learning tidak hanya diberikan melalui perangkat komputer, tetapi disiapkan, ditunjang dan dikelola oleh tim yang terdiri dari para ahli di tiap-yiap bidangnya, yaitu:

1.      Subject Matter Expert (SME), narasumber dari pelatihan yang disampaikan.
2.      Instructional Designer (ID), secara sistematis mendesain materi dario SME menjadi materi e-learning.
3.      Graphic Designer (GD), mengubah materi menjadi bentuk grafis dengan gambar, warna dan layout yang indah dipandang, serta efektif dan menarik untuk dipelajari.
4.      Ahli Bidang Learning Management System (LMS), mengelola sistem diwebsite yang mengatur lalu lintas sistem interaksi antara instruktur dengan siswa, antarsiswa dengan siswa lainnya.

Dalam konteks ini pembelajar/mahasiswa bisa melihat modul-modul yang ditrawarkan, bisa juga mengambil tugas dan tes yang harus dikerjakan, serta melihat jadwal diskusi secara maya dengan instruktur, narasumber lain, danjuga pembelajar/mahasiswa lain. Selain itu, melalui LMS ini pembelajar juga dapat melihat nilai dari tigas dan tes yang diperoleh.

Unit e-learning center bertempat di kampus D Universitas Gunadarma, gedung 2 lantai 3 yang beranggotakan satu kepala unit dan dua orang staff unit.

Dari sumber informasi yang saya dapatkan, saya dapat menarik kesimpulan bahwa e-learning mempunyai keunggulan dan kelemahan. Keunggulan dari e-learning yaitu pembelajar/mahasiswa dapat terus belajar sekalipun dirinya tidak dapat hadir pada sebuah perkuliahan dalam kelas, jadi pembelajar/mahasiswa tersebut akan tetap mendapat materi yang disampaikan instruktur (walaupun berbeda lokasi). Sedangkan kelemahan e-learning yaitu si pembelajar/mahasiswa tidak selamanya rajin ingin membuka e-learning, proses penyerapan materi pun masih diragukan karena instruktur dan pembelajar/mahasiswa tidak ada interaksi langsung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar